Jl. Raya No 1, Mlopoharjo, Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Kode Pos 57661. (0273) 461 447 smpn1wuryantoro@gmail.com
NPSN: 20311240 AKREDITASI: A (UNGGUL)
Kepemimpinan

Palang Merah Remaja (PMR)

Palang Merah Remaja (PMR)

Profil & Deskripsi Kegiatan

Ringkasan: PARASPENSA (Paramedis SMP N 1 Wuryantoro) adalah Wadah pembinaan kemanusiaan, kesehatan remaja, donor darah, dan pertolongan pertama.

Kegiatan Palang Merah Remaja (PMR) di tingkat SMP merupakan bagian dari program pembinaan generasi muda oleh Palang Merah Indonesia (PMI) yang bertujuan menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan keterampilan dasar pertolongan pertama sejak usia sekolah. Bagi siswa SMP yang berusia 12–15 tahun, mereka masuk dalam kategori PMR Madya, yang menjadi jenjang antara PMR Mula (SD) dan PMR Wira (SMA).dki.kemenag.go+1

Struktur dan Tingkatan PMR

PMR terbagi menjadi tiga tingkatan berdasarkan usia:

  • PMR Mula: Usia 7–10 tahun (tingkat SD)

  • PMR Madya: Usia 11–14 tahun (tingkat SMP)

  • PMR Wira: Usia 14–17 tahun (tingkat SMA)

Di tingkat SMP, peserta didik berada pada fase transisi dari PMR Madya menuju PMR Wira, sehingga materi pelatihan mulai ditingkatkan kompleksitasnya.

Jenis-Jenis Kegiatan PMR SMP

1. Latihan Rutin dan Pelatihan Dasar

Latihan rutin PMR di SMP biasanya dilaksanakan secara berkala dengan materi yang mencakup:

  • Teori dasar pertolongan pertama: Prinsip-prinsip dasar dalam memberikan pertolongan

  • Praktik pertolongan pertama: Teknik menangani luka, pingsan, patah tulang, dan kondisi darurat lainnya

  • CPR (Cardiopulmonary Resuscitation): Praktik resusitasi jantung paru

  • Penggunaan alat pertolongan: Pemanfaatan splint, kain perban, dan alat bantu lainnya

  • Kesehatan remaja: Edukasi tentang gizi seimbang, pencegahan anemia, dan kebersihan diri

  • Prosedur keselamatan: Penggunaan alat pelindung diri dan standar keamanan saat memberikan pertolongan

2. Kegiatan Kepalangmerahan

  • Simulasi pertolongan pertama (PP): Latihan menghadapi berbagai situasi darurat secara realistis

  • Tata kelola dapur umum: Pelatihan mengelola dapur darurat saat bencana atau kegiatan besar

  • Kesiapsiagaan bencana: Pelatihan menghadapi berbagai jenis bencana alam dan non-alam

  • Donor darah: Kegiatan rutin yang difasilitasi PMI untuk siswa dan guru, biasanya dilaksanakan setiap tiga bulan sekali

3. Edukasi Kesehatan di Sekolah

PMR SMP aktif dalam berbagai program edukasi kesehatan, seperti:

  • Sosialisasi Gizi Seimbang dan Tablet Tambah Darah (TTD): Memberikan pemahaman tentang pentingnya nutrisi dan pencegahan anemia bagi remaja putri

  • Gerakan Aksi Minum TTD Bersama: Dilaksanakan secara serentak untuk siswi kelas VII, VIII, dan IX

  • Sosialisasi Kebersihan Diri dan Lingkungan: Edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan personal dan lingkungan sekolah

  • Pencegahan kenakalan remaja: Program edukasi tentang kesehatan mental dan perilaku positif remaja

4. Kegiatan Bakti Sosial

  • Aksi bakti ke masyarakat: Memberikan pelayanan kesehatan dasar atau bantuan sosial kepada masyarakat sekitar

  • Kegiatan kemanusiaan: Partisipasi dalam berbagai aksi solidaritas dan bantuan korban bencana

5. Jumbara (Jumpa Bakti Gembira)

Jumbara PMR merupakan kegiatan pertemuan besar yang dilaksanakan secara berkala, seperti yang baru saja diadakan di Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini meliputi:

  • Lomba pertolongan pertama: Kompetisi keterampilan teknis medis

  • Lomba dapur umum: Uji kemampuan mengelola dapur darurat

  • Traveling kepalangmerahan: Permainan edukatif bertema kepalangmerahan

  • Lomba stand up comedy: Kreativitas seni dengan tema kemanusiaan

  • Permainan persahabatan: Kegiatan untuk membangun solidaritas antar anggota PMR

  • Pembinaan kepemimpinan: Pelatihan untuk mengembangkan karakter pemimpin

6. Kegiatan Peringatan Hari Besar

  • Peringatan Hari Palang Merah Sedunia (8 Mei)

  • Peringatan Hari Kemerdekaan RI

  • Hari Kesehatan Nasional: Berbagai kegiatan edukasi dan bakti sosial

Materi Pelatihan PMR Madya (SMP)

Materi yang diajarkan kepada PMR tingkat SMP meliputi

  • Prinsip dasar kepalangmerahan: 7 Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional

  • Pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K): Teknik dasar menangani korban kecelakaan

  • Kesehatan remaja: Gizi, sanitasi, dan pencegahan penyakit

  • Kepemimpinan dan kerja sama tim: Pengembangan soft skills untuk menjadi relawan muda

  • Kesiapsiagaan bencana: Pengetahuan tentang jenis-jenis bencana dan cara menghadapinya

  • Donor darah: Edukasi tentang pentingnya donor darah dan prosedur yang aman

Manfaat Kegiatan PMR bagi Siswa SMP

Kegiatan PMR memberikan berbagai manfaat bagi peserta didik, antara lain

  • Penanaman nilai kemanusiaan: Mengembangkan rasa empati, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama

  • Keterampilan hidup: Mempelajari kemampuan pertolongan pertama yang berguna dalam kehidupan sehari-hari

  • Karakter kepemimpinan: Membentuk jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab sosial

  • Kesehatan dan kebugaran: Edukasi tentang pola hidup sehat dan pencegahan penyakit

  • Pengalaman organisasi: Belajar berorganisasi dan bekerja dalam tim

  • Kesiapsiagaan: Meningkatkan kemampuan menghadapi situasi darurat dan bencana

Kegiatan PMR di SMP merupakan wadah penting dalam membentuk generasi muda yang sehat, tangguh, dan memiliki jiwa kemanusiaan tinggi, sekaligus mempersiapkan mereka menjadi relawan masa depan yang siap berkontribusi bagi masyarakat

Prestasi & Penghargaan

Jumbara Tahun 2025
1. Terbaik 16 Maskot
2. Terbaik 5 Publikasi
3. Terbaik 5 Donor Darah
4. Terbaik 32 SPAB
5. Terbaik 2 Kepalangmerahan
6. Terbaik 23 Kepemimpinan
7. Terbaik 25 Napza
8. Terbaik 15 PK
9. Terbaik 35 Pertolongan Pertama
10. Terbaik 3 Daur Ulang
11. Terbaik 8 Edutainment
12. Terbaik 2 Tenda Tangguh
Informasi Latihan
Jadwal Latihan Rabu, 13.30 - 15.00
Pembina / Pelatih Rosalia Herlina Sutanti, S.Pd dan Angel Meilia Bayusena, S.Pd
Lokasi Latihan Ruang UKS Sekolah dan Aula